Rabu, 12 Oktober 2011

LPJ BEM STKIP MUHAMMADIYAH ABDYA


LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
PERIODE 2011
Manusia mungkin berada dalam keadaan gembira, dan manusia lainnya berusaha untuk menyadarkan. Itu memang usaha yang baik. Namun keadaan ini mungkin buruk baginya, dan kesadaran mungkin baik baginya. Membangunkan orang yang tidur, baik atau buruk tergantung siapa yang melakukannya. Jika si pembangun adalah orang yang memiliki pencapaian tinggi, maka akan meningkatkan keadaan orang lain. Jika tidak, maka akan memburukkan kesadaran orang lain.
(Jalaluddin Ar-Rumi)
Tanggal 18 Mei 2011 terbentuknya BEM STKIP Muhammadiyah melalui musyawarah luarbiasa dengan hasil musyawarah menetapkan PJS sementara dengan masa jabatan sesuai dengan keputusan SK Nomor : 133 / STKIP – M / G / 2011 tentan Pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa. Pada saat ini Hampir 5 Bulan  periode kepengurusan meninggalkan banyak kenangan bagi kami pengurus. Kenangan yang akan selalu mendapat tempat dalam memori jiwa yang tak akan terhapus oleh kuatnya abrasi dan gerusan zaman. Kesempatan untuk memimpin calon pendidik dan pemimpin yang Handal di dunia merupakan suatu kehormatan yang tak tertandingi oleh kehormatan apapun yang diberikan oleh manusia.
Pada dasarnya memimpin mahasiswa sangat sulit, dengan berbagai macam karakter dan kemajemukannya yang keras. Tapi dibalik tersemat cahaya. Cahaya yang selama ini menjadi kebanggaan para semut hitam yakni cahaya hitam, yang akan membawa dunia pada alam perubahan yang penuh dengan dinamika.
Dalam menjalankan amanah ini kami tentunya tidak luput dari berbagai macam kekurangan dan kesalahan baik yang nampak maupun yang tak nampak. Dan kami sangat menyadari hal itu.
Di laporan pertanggung jawaban ini kami akan memaparkan segala hal yang telah kami lakukan untuk BEM STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya dengan segala kekurangan yang ada didalamnya. Dan semua yang kami lakukan disini tak berarti tanpa bantuan dan apresiasi mahasiswa STKIP lainnya.


Terima Kasih.
Padang Merante 29 September 2011
Pengurus BEM STKIP Muhammadiyah
Periode 2011





LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
PENGURUS BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
PERIODE 2011

BAB I
PENDAHULUAN
Kecerdasan adalah bayangan dari Kebenaran obyektif
Bagaimana bayangan dapat bersaing dengan cahaya matahari?
Assalamu’alaikum warahmatulahhi wabarakatuh.
Hidup Mahasiswa !!!
Guru Sampai Mati…..
Salam perjuangan dari kami yang merindukan kemenangan
Puji syukur ke Hadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia-Nya sehingga kita dapat melaksanakan Musyawarah Besar  Keluarga Besar Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Aceh  Barat Daya. Shalawat beriring salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan pencerahan ke dalam kehidupan kita.
Lima bulan lebih kepengurusan BEM STKIP MUHAMMADIYAH sudah hampir berakhir menyisakan satu pertanyaan mendasar “Sejauh mana keberhasilan BEM STKIP Muhammadiyah dalam menjalankan amanatnya?”. Menilai keberhasilan Pengurus  yang memiliki berbagai fungsi tentunya tidak bisa hanya dari satu sisi saja, misalkan keterlaksanaan program kerja. Menilai kinerja BEM STKIP Muhammadiyah idealnya melibatkan penilaian atas budaya, interaksi, internalisasi nilai serta segala proses yang terkait dengan pelaksanaan program kerja. Eksekutif summary ini sekedar menjadi pengantar proses dialektika penilaian kinerja Pengurus demi sebuah pertanggungjawaban serta diharapkan menjadi bekal BEM STKIP Muhammadiyah kedepan untuk melangkah.
Hadirin Peserta Musyawarah Yang Kami Hormati…..
Kehidupan adalah roda silih berganti waktu seolah memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk melakukan suatu perubahan. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang diperoleh secara spontan akan tetapi kesuksesan merupakan sesuatu yang diperoleh dengan penuh pengorbanan dan perjuangan.
Sudah merupakan sesuatu yang alami bahwa setiap perjuangan akan menghadapi rintangan. Alangkah mulianya tatkala kita mampu mengambil setiap kesempatan dan mengubahnya menjadi sebuah kebaikan. Komunikasi dan kerja sama yang baik bisa menjadi kunci bagi setiap permasalahan yang ada.



Permasalahan Pendidikan, ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini bukanlah permasalahan pemerintah ataupun pengusaha saja akan tetapi permasalahan bangsa adalah permasalahan kita bersama. Kerja sama yang baik antar berbagai pihak akan menjadi hal positif yang menunjang perkembangan stabilitas pendidian, politik dan ekonomi saat ini.STKIP Muhammadiyah yang notabennya Islam adalah salah satu komponen penting dalam mendidik generasi muda Islam yang berintelektual dan mampu memberikan solusi bagi permasalahan bangsa. Mahasiswa yang aktif dan kreatif bisa menjadi indikator bagi suatu perguruan tinggi agar bisa dikatakan memiliki predikat yang baik.
Kehidupan organisasi yang ada di lingkungan kampus Biru Hitam bisa menjadi miniatur bagi pemerintah kita. Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya merupakan salah satu wadah aspirasi mahasiswa sebagai guru dalam mengembangkan potensi mampu menterjemahkan permasalahan yang dihadapi bangsa kedalam sesuatu yang lebih sederhana agar mudah dicerna oleh mahasiswa . Semua itu merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasisiwa.
Seorang mahasiswa yang baik tidak hanya duduk mendengarkan dosen saja akan tetapi mahasiswa yang baik adalah mahasiswa yang mampu mengaplikasikan ilmu yang telah  diperoleh guna memberikan solusi bagi permasalahan bangsa.
Oleh karena itu . Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Aceh Barat daya selalu mencoba memberikan sebuah solusi kepada para Mahasiswa, Khusunya Mahasiswa STKIP Muhmmadiyah dalam bentuk berbagai kegiatan.
Sebagai organisasi yang berorientasi mahasiwa, sudah seharusnya BEM STKIP Muhammadiyah bisa seoptimal mungkin menjadi penyalur aspirasi mahasiswa STKIP. Merupakan kewajiban organisasi yang berakhir masa jabatannya untuk menyampaikan laporan akhir dari apa yang telah diperbuat selama kepengurusan yang dipercayakan oleh Musyawarah luar biasa BEM STKIP Muhammadiyah. Namun betapapun sederhananya organisasi, beratnya tugas dan padatnya kesibukan individu, ekternal dan internal pengurus yang telah diberi amanah dan tanggung jawab. Apakah ini merupakan suatu parameter yang akan bisa mengukur tingkat keberhasilan dan kegagalan dari kami pengurus, atau bisa menjadi perbandingan untuk kemudian hari. Semua itu akan sangat bergantung sekali kepada paradigma dan analisa dari kita semua. Kita bisa mempunyai interprestasi lain dalam memandang suatu keberhasilan tapi yang terpenting keberhasilan bukan lawan dari kegagalan.
Sebagai pengantar sebelum kami memberikan Laporan Program Kerja dan aktivitas yang telah kami lakukan, perkenangkanlah kami menyampaikan bahwa Laporan Pertanggung Jawaban Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya Periode 2011 kami susun dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I. PENDAHULUAN
BAB II. SUSUNAN KEPENGURUSAN
BAB III. KONDISI OBJEKTIF
BAB IV. PROGRAM KERJA DAN REALISASI
BAB V. KESEKRETARIATAN
BAB VI. KEUANGAN
BAB VII. PENUTUP


LAMPIRAN
BAB II
SUSUNAN KEPENGURUSAN
Pimpinan Sidang dan Rekan-rekan Peserta Musyawarah yang kami hormati
Musyawarah Luar Biasa telah mengamanahkan hal yang sangat besar kepada kami untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Dalam mengemban tanggung jawab tersebut, saya selaku ketua diberikan untuk menyusun format kepengurusan yang ideal dan merupakan keterwakilan dari semua jurusan yang ada di STKIP Muhammadiyah Aceh Barat daya. Adapun susunan kepengurusan yang berhasil kami susun pada ssat itu adalah:
Ketua Umum                                       :Baidullah
Ketua I                                                 : Syarwaini Syarif
Ketua II                                                : Rahmat Hidayat
Ketua III                                              : Safiudin
Sekretris Umum                                  : Mizan
Sekretaris I                                          : Fazlan
Sekretaris II                                        : Ifkar Febrian
Bendahara Umum                              : Afnidar
Wakil Bendahara                                : Rosmiati
Ketua Bidang Intern                         : Sudarliadi
Ketua Bidang Pendidikan                 : Jhon lubis
Ketua Bidang Keagamaan                : Nasrullah
Ketua Bidang Infokom                     : Muhazirsyah
Ketua Bidang  Olah Raga                  : Masrizal
Ketua Bidang Kesenian                         : Sri Wulandari
Ketua Bidang Kesehatan                       : Nadia novarini
Ketua Bidang Teknologi                       : Martunis
Sek. Bidang Internal                          : Zahari
Sek. Bidang Pendidikan                    : Hafsah
                                                         : Fatimah Azzahra
Sek. Bidang keagamaan                    : Ichsan Fahlevi
Sek. Bidang Infokom                        : Adria Saputra
Sek. Bidang  Olah raga                      : Safroli
Sek. Bidang Kesenian                        : Erpita Laili Yatna
Sek. Bidang Kesehatan                       : Nova Ruslita

BAB III
KONDISI OBJEKTIF
Badan Eksekutif Mahasiswa STKIP Muhammadiyah adalah merupakan lembaga kemahasiswaan tertinggi di tingkat STKIP Muhammadiyah dalam naungan paying STKIP Muhammadiyah yang telah dideklarasikan berasama-sama dalam Musyawarah luar Biasa pada tanggal 28 mei 2011.
Berdasarkan hasil-hasil ketetapan Musyawarah luar biasa tersebutlah kita mulai bergerak melangkah menjalankan roda organisasi yang dalam perjalanannya menemui banyak rintangan dan hambatan. Akan tetapi rintangan dan hambatan itu mudah-mudahan membuat BEM STKIP Muhammadiyah akan jadi lebih dewasa dan mandiri. Sesungguhnya telah menjadi hukum alam bahwa untuk meraih fajar kita harus melewati perjalanan malam.
Kepengurusan BEM STKIP Muhammadiyah periode 2011 menjadi tonggak sejarah unifikasi mahasiswa STKIP Muhammadiyah dan ini menjadi test-case bagi kita untuk lebih mempertegas EKSISTENSI GURU baik secara internal terhadap anggota maupun secara eksternal terhadap masyarakat. Memang persoalan klasik yang sebenarnya tidak perlu lagi untusk diungkapkan seperti komitmen organisasi, pengurus dan anggota dan susahnya berkoordinasi antar pengurus dan anggota serta minimnya pendanaan adalah realitas objektif yang layak untuk diketengahkan.
Pertengahan hingga Akhir Tahun 2011 meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi kita semua, terutama teman – teman di BEM STKIP Muhammadiyah yang telah berusaha mewujudkan visi misi lembaga. Dua hal terpenting bagi BEM STKIP Muhammadiyah 2011 adalah proses advokasi dan jaringan lembaga. Kondisi di tataran kampus maupun dalam skala yang lebih luas, baik langsung maupun tidak akan berpengaruh terhadap kebijakan yang diambil oleh BEM STKIP Muhammadiyah. Awal kepengurusan, kita sudah dihadapkan isu tentang naiknya SPP yang dibebankan kepada mahasiswa baru angkatan 2011. Hal ini menjadikan perhatian kita semua, bahwa memang pendidikan di negara kita begitu terseok-seok dalam pengelolaanya. Pendidikan adalah modal utama bagi sebuah bangsa untuk membangun mental generasi muda menjadi manusia yang beradab dan mempunyai wawasan luas. Tetapi ketika pendidikan diukur dengan kemampuan finansial, maka pendidikan sudah menjadi barang dagangan. Siapa yang mampu bayar, dialah yang akan menikmati pendidikan. Kita tentu mengetahui bersama kondisi mahasiswa STKIP Muhammadiyah tidak seberuntung dengan teman teman kita di universitas lain. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, tentu kita harus membuka mata lagi bahwa memang memperjuangkan keringanan SPP adalah wujud nyata dan komitmen BEM STKIP Muhammadiyah dalam membela mahasiswa..
  1. 1. Konsolidasi organisasi
Sesudah pemilihan PJS BEM STKIP Muhammadiyah periode 2011  pada tanggal 28 Mei 2011, sebagai langkah awal yang kami coba adalah melakukan konsolidasi dengan organisasi yang ada dibawah naungan BEM STKIP Muhammadiyah. Konsolidasi kedalam yang telah kami coba adalah dengan menjalin komunikasi positif antar anggota dan antar pengurus, mengusahakan sekretariat, melakukan rapat-rapat antar pengurus, rapat kerja, rapat panitia. Sehingga bertolak kepada rapat-rapat itulah BEM STKIP Muhammadiyah melaksanakan semua kebijakan dan kegiatan.


  1. 2. Pendidikan dan pengkaderan
BEM STKIP Muhammadiyah sebagai makanisme sentral organisasi Kemahasiswaan yang bersifat independen dalm lingkup STKIP Muhammadiyah dan sumber rekrutmen kader pemimpin dimasa depan dan sejalan dengan semangat Keguruan selalu berupaya melakukan kegiatan yang berorientasi kepada peningkatan kualitas fungsionalitas, beserta jajarannya. Hal ini direalisasikan dengan melaksanakan ataupun mengikuti seminar, pelatihan, dan sebagainya yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan diri kearah leadership dan juga meningkatkan ketrampilan kepedulian dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
BEM STKIP muhammadiyah bukan Hanya melakukan Massa Ta.ruf Sebagi ajang pengenalan lingkungan Kampus terhadap mahasiswa baru, namun Penyambutan mahasiswa baru tidak berhenti pada MASTA saja tetapi bagaimana mereka mempunyai jiwa dan semangat untuk terus berkarya dan belajar di dalam laboratorium yang nyata ini. Proses Pembinaan lanjutan merupakan sarana penggodokan mahasiswa untuk mengetahui dan belajar bagaimana memanajemen diri pribadi dan bisa diproyeksikan untuk memanajemen lembaga.
Beberapa waktu lalu pernah dibentuk kelompok-kelompok kajian untuk mewadahi teman-teman yang betul ingin belajar, namun hal itu terhenti karena teman-teman yang menjadi peserta dari kelompok kajian ini makin hari makin menghilang. Hal ini disebabkan karena kondisi mahasiswa yang masih terpengaruh oleh beberapa factor luar.
  1. 3. Kondisi Internal
Dinamika organisasi kemahasiswaan STKIP Muhammadiyah berjalan penuh dengan berbagai tantangan yang tidak lain datang dari internal organisasi tentunya merupakan sesuatu yang harus segera dicari jalan keluarnya. Munculnya kelompok-kelompok yang masing-masing mengklaim bahwa kelompoknyalah yang paling hebat, dan kelompoknyalah yang merupakan keterwakilan dari dari magasiswa STKIP Muhammadiyah.
BAB IV
PROGRAM KERJA DAN REALISASI
Jalannya roda sebuah organisasi tidak dapat dipisahkan dengan suksesnya rapat kerja yang dilakukan oleh badan pimpinan organisasi tersebut karena tidak dapat dipungkiri bahwasanya hasil-hasil Raker-lah yang nantinya menjadi batu pijakan badan pimpinan dalam menjalankan roda organisasi. Berdasarkan hal tersebut maka BEM STKIP Muhammadiyah mengadakan Raker yang mana pelaksanaan acara tersebut dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli sebulan setelah di tetapkannya PJS BEM STKIP Muhammadiyah. Adapun program-program yang dihasilkan berdasarkan hasil Rapat Kerja tersebut adalah pelaksanaan Masa ta’ruf dan Kongres Bem STKIP Muhammadiyah Sebagai tugas pokok yang di amanatkan dalam hasi musyawarah luar biasa pada tanggal 28 Mei 2011:
.
BAB V
KESEKRETARIATAN
Dalam sebuah kepengurusan organisasi diperlukan adanya ketertiban administrasi untuk menunjang kelancaran jalannya organisasi tersebut. Pencatatan surat – surat keluar, pelaksanaan dan pencatatan hasil pertemuan merupakan tugas pokok anggota bidang keskretariatan disamping juga bertugas mendampingi atau mewakili ketua dalam setiap urusan baik urusan internal maupun eksternal.

Pada masa jabatan periode ini, sekretaris menjalankan bebebrapa tugas yang cukup besar, diantaranya:
  1. Penyelenggaraan pertemuan rutin kepengurusan (minimal 1 bulan sekali) Pertemuan rutin anggota yang sesuai dengan kesepakatan bersama dilaksanakan minimal 1 kali dalam sebulan merupakan forum kepengurusan yang bertujuan untuk memberikan dan melaporkan program kerja serta membicarakan hal-hal atau kegiatan-kegiatan yang bersifat insidentil. Pelaksanaan pertemuan rutin dapat berubah setiap semester sesuai dengan kesepakatan bersama.
  2. Pencatatan serta pengagendaan hasil-hasil pertemuan penurus.Pencatatan serta pengagendaan hasil pertemuan ini bertujuan untuk mendokumentasikan segala keputusan pertemuan pengurus baik pertemuan rutin maupun pertemuan insidentil. Hasil pertemuan pengurus ini dicatat dalam buku hasil rapat yang dipegang oleh sekretaris.
  3. Pencatatan dan pengagendaan  surat-surat masuk dan keluar bertujuan untuk mengedalikan keluar  masuknya surat dari atau untuk organisasi. Hal-hal yang dicatat pada pengagendaan surat – surat masuk :
  1.  
    1. Nomor surat
    2. Tanggal Surat
    3. Asal Surat
    4. Tujuan Surat (undangan, pemberitahuan, dll)
Sedangkan untuk surat keluar kami membuat aturan penomoran sebagai berikut :
Contoh : 023/BEM-STKIP -M/X/2011
Artinya :
023 : Merupakan nomor surat, dalam contoh menandakan surat ke – 23
BEM-STKIP-M :  Nama Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa Stkip Muhammadiyah
X : Bulan pembuatan surat, dalam contoh menandakan bulan ke – 10
2011 : Tahun pembuatan surat, dalam contoh menandakan tahun 2011
Demikian penomoran surat keluar yang kami tetapkan agar lebih memudahkan kinerja berorganisasi kami. Namun demikian, dalam perjalanan kepengurusan tak selamanya kami dapat melaksanakan tugas – tugas keorganisasian, adanya kendala – kendala dalam keorganisasian adalah hal yang wajar, adapun kendala – kendala yang kami hadapi :
  1. Penyelenggaraan pertemuan rutin kepengurusan. Pertemuan rutin kepengurusan yang semula dijadwalkan satu kali dalam satu bulan, pada Bulan pertama kepengurusan, dapat dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan. Hal tersebut dikarenakan masih adanya kesepakatan waktu antara anggota rapat serta didukung oleh keinginan keras untuk memajukan organisasi ini dengan memperkuat komunikasi antar pengurus. Kemudian, pada Bulan berikutnya terdapat kendala yang sangat mendasar yaitu adanya ketidaksepakatan waktu yang dapat mempertemukan seluruh pengurs pada sebuah forum. Hal tersebut disebabkan karena bervariasinya jam kuliah serta kesibukan lain yang dimiliki oleh tiap-tiap pengurus, sehingga semakin menyurutkan pengurus-pengurus yang dapat hadir dalam pertemuan berikutnya.
  2. Pencatatan dan pangagendaan surat masuk dan surat keluar. Adanya ketidaklengkapan dalam pengagendaan, terutama surat-surat masuk. Hal tersebut disebabkan karena adanya surat-surat yang langsung didisposisikan kepada ketua bidang atau utusan yang ditunjuk secara langsung. Dengan demikian, begitu surat diterima belum melalui tahap pencatatan atau pengagendaan sekretaris, sudah langsung diberikan kepada utusan.
Maka, surat tersebut seringkali tidak dikembalikan atau dilaporkan kepada sekretaris hingga hilang atau terlupa.
  1. Pendistribusian Undangan Pertemuan. Dalam pendistribusian undangan pertemuan baik pertemuan rutin maupun pertemuan kondisional walaupun banyak undangan yang kami sampaikan melalui grup akun facebook atau email serta nomor telpon masing masing pengurus sebagai hal yang paling mudah melakukan hubungan setiap pengurus, terdapat ketidakefektifan, yang semula kami mengharapkan dengan adanya undangan secara tertulis maupun jejaring teknologi akan lebih menghormati dan mengikat untuk menghadiri pertemuan tersebut, namun demikian karena adanya kemajemukan jadwal kuliah yang berpengaruh pada intensitas pertemuan, maka pendistribusian tersebut dirasa kurang efektif baik waktu maupun materi
Dari beberapa uraian kendala diatas, kami sebgai pengurus lama memberikan saran guna memperbaiki kinerja dan sebagai bank pengalaman untuk kepengurusan berikutnya:
  1. Penetapan jadwal pertemuan pengurus sebaiknya dilakukan pada hari libur (Sabtu/Minggu) agar dapat lebih leluasa baik dalam hal waktu serta durasi pertemuan
  2. Surat – suratyang masuk ke organisasi sebaiknya dilaporkan dahulu kepada ketua, atau minimal sekretaris guna pencatatan dan pengagendaan sehingga dapat tercipta tertib administrasi. Atau jika dalam kondisi dan keadaaan yang memaksa sehingga surat belum dapat dicatat, agar surat dapat dijaga hingga sampai ke tangan sekretaris atau ketua.
  3. Pendistribusian undangan pertemuan, sekalipun keberadaan undangan secara tertulis dirasa lebih formal, sopan dan pantas, namun dengan adanya keterbatasan waktu dan demi keefektifan, lebih baik jika memanfaatkan teknologi digital baik telepon maupun sms sehingga informasi lebih cepat didistribusikan tanpa harus membuang – buang banyak waktu dan materi.
  4. Penumbuhan kesadaran berorganisasi kepada segenap mahasiswa STKIP Muhammadiyah agar dapat mempergunakan BEM STKIP Muhammadiyah sebagai wadah beraktifitas dan berkreasi serta berorganisasi di lingkungan kampus. Pengaktifan anggota-anggota yang pasif dapat dilakukan secara persuasif dari pihak pengurus.
Demikian laporan pertanggungjawaban kami sebagai sekretaris, semoga apa yang kami lakukan selama periode kepengurusan kami ini dapat bermanfaat baik untuk diri kami sendiri dan untuk seluruh mahasiswa STKIP Muhammadiyah. Harapan kami sebagai pengurus lama kepada pengurus yang akan datang agar dapat lebih giat lagi dalam mengusahakan kemajuan organisasi Demi BEM STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya.
Akhirnya hanya doa dan ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya yang dapat kami sampaikan kepada segenap pengurus BEM STKIP Muhammadiyah priode ini atas sumbangan tenaga, pikiran, dan materi yang secara tulus ikhlas telah mendukung BEM STKIP muhammadiyah sehingga tetap ada.
BAB VI
KEUANGAN
  1. 1. Laporan Keuangan
Dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan, dimanapun, apapun itu, pastinya kita tidak dapat menyangkali bahwa kebutuhan akan materi sangat diperlukan. Namun itu bukanlah tujuan akhir dari suatu orgsnisasi, akan tetapi materi hanyalah sebagai alat pencapaian tujuan. Meskipun demikian, yang namanya organisasi segala sesuatu harus teratur dan terorganisir dengan baik sehingga dapat membuktikan esensi dan eksistensinya sebagaimana layaknya organisasi.

Penggunaan dana dalam kepengurusan ini tidaklah belum ada, kecuali kegiatan MASTA yang memang menggunakan dana yang cukup besar karena pelaksanaan membutuhkan waktu dan tenaga yang juga cukup besar.
Keuangan suatu organisasi diatur dalam AD/ART dimana tugas ini diamanahkan kepada bendahara, dengan tugas yang cukup berat. Karena selain mengurus  arus uang yang masuk, bendahara juga harus mengatur jumlah uang yang keluar. Terkadang ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan, seperti adanya kwitansi atau pembuktian penjualan dalam setiap pembelian barang apapun namanya. Kemudian ada juga permasalahan koordinasi dengan bidang lain, yang seharusnya bidang tersebut menyerahkan pembiayaan kegiatan yang akan dilaksanakannya., namun hal tersebut terlambat untuk dilakukan. Untungnya, hal tersebut dapat diatasi dengan baik.
Selama periode kepengurusan ini ada beberapa sumber dana yang kami tampung. Pertama adalah uang pembiayaan pelaksaan MASTA mahasiswa baru tahun 2011 (laporan keuangan terdapat pada laporan panitia masta yang telah di sampaikan ke panitia masta serta kepada ketua III bidang kepada Ketua III bidang kemahasiswaan).
Selain itu perhitungan yang kami lakukan berdasarkan jumlah uang yang masuk kemudian masuk ke kolom debet dan penggunaannya masuk ke kolom kredit. Jumlah uang sisa kemudian dimasukkan ke kolom saldo. Urutannya juga telah kami susun sedemikian rupa berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan mengawasi jumlah uang keluar-masuk.
  1. 2. Masalah
Ada beberapa masalah yang sering muncul selama periode kepengurusan ini, di antaranya adalah:
  1. Kerap adanya kesalahan teknis, seperti kurangnya struk atau kwitansi pembelian, yang mengakibatkan perhitungan agak tersendat. Walaupun hal tersebut ditangani dengan membeli kembali barang serupa, mudah-mudahan tidak terjadi lagi.
  2. Sering adanya pengeluaran tak terduga pada  acara Masta, yang mengakibatkan perhitungan dijadikan satu dengan pengeluaran lain.
  1. 3. Saran
  1. Perlu ditambahnya personil tambahan untuk seksi bendahara. Jadi personil berjumlah dua atau tiga orang: bendahara sendiri dan sfua orang lagi sebagai wakil yang membantu pembukuan.
  2. Agar dalam setiap transaksi disertakan pembuktian atau kwitansi
  3. Perlunya dipersiapkan dana taktis ketika ada beberapa acara berlangsung, agar dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tidak menemui kesulitan
Semoga laporan yang sederhana ini bermanfaat bagi kepengurusan BEM STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya selanjutnya. Masalah-masalah yang telah diuraikan agar jangan terulang kembali. Pembukuan lima bulan lebih telah kami lampirkan sebagai informasi. Semoga kepengurusan BEM STKIP Muhammadiyah berikutnya lebih maju lagi. Terimakasih.





BAB VII
PENUTUP
SARAN-SARAN
Hadirin peserta Mubes yang berbahagia,
Pengurus BEM STKIP Muhammadiyah menyadari penuh bahwa satu periode kepengurusan bukanlah waktu yang pendek untuk melakukan banyak hal bermakna bagi organisasi dan satu periode kepengurusan juga bukanlah waktu yang panjang untuk mewuudkan cita-cita ideal organisasi seperti yang diharapkan oleh para penggagas berdirinya organisasi ini. Marilah bersama-sama dengan semangat Kongres kita jadikan momentum untuk memungut catatan-catatan yang tercecer. Dan ada beberapa catatan yang mungkin perlu menjadi perhatian kita semua.
  1. Kepada Panitia Pelaksana Kongres ke I, agar setelah Kongres selesai dilaksanakan hasi-hasil Kongres segera diperbanyak dan dikirimkan ke seluruh anggota HMPS.
  2. Kepada mahasiswa STKIP Muhammadiyah :
a.  BEM STKIP Muhammadiyah baru akan menjadi organisasi yang besar apabila didukung penuh oleh anggotanya. Komitmen kita terhadap organisasi perlu lebih dipererat, koordinasi antar pengurus dan antar anggota agar lebih diintensifkan serta masalah iuran anggota hendaknya menjadi kewajiban kita semua.
b.  Restrukturasi dan reorganisasi BEM STKIP Muhammadiyah hendaknya menjadi salah satu fokus perhatian kita bersama sehingga tercipta organisasi yang ideal, aktif dan kreatif. Karena kita semua menginginkan proses kreatifitas ilmiah muncul dari anggota (bottom-up) dan BEM STKIP Muhammadiyah hanyalah memberikan stimulan dengan arahan yang jelas.
c.  Di samping itu agar seluruh perangkat organisasi bisa dioptimalkan termasuk di dalam BEM STKIP Muhammadiyah sehingga tidak terjadi ketimpangan organisasi.
d.  Eksistensi organisasi ini akan dipertanyakan apabila poin-poin di atas tidak bisa kita realisasikan. Karena masa lalu adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan dan besok adalah tantangan.
Dengan telah berakhirnya masa jabatan BEM STKIP Muhammadiyah periode 2011 dan akan dipilihnya pengurus BEM STKIP muhammadiyah yang baru maka diharapkan pengurus berikutnya dapat bekerja lebih maksimal berdasarkan pengalaman dan kendala yang dihadapi pengurus sebelumnya. Penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan anggota lainnya yang telah bekerja seoptimal mungkin demi lajunya roda organisasi BEM STKIP Muhammadiyah walaupun tidak semudah yang telah kita sepakati.







Akhirnya pengurus BEM STKIP Muhammadiyah periode 2011 meminta maaf kepada seluruh angota karena masih banyak kelemahan selama periode kepemimpinan kami dan harus kami akui bahwa sebatas itulah kemampuan yang kami miliki, sebagai manusia yang hanya bisa berencana sedangkan Sang Penentu tetap yang Di Atas. Semoga Allah SWT mengampuni dan merahmati kita semua. Amin.
So, what can you do for STKIP Muhammadiyah?
Terima kasih.
Hidup Mahasiswa !
Demi Eksistensi Guru……………..
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Padang Merante, 29 September 2011
BEM STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya


BAIDULLAH.
Ketua Umum


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar